ANTARA ROSULULLAH DAN KAJIAN RAMALAN NOSTRADAMUS 9 October, 2008
Posted by netlog in Hari Akhir dari berbagai Literatur.36 comments
2. Dipimpin oleh seorang yang dikenali dengan panggilan The Man from The East.
3. Dia muncul dari negeri yang terletak di pertemuan tiga buah laut.
4. Kemunculannya menggemparkan Timur dan Barat.
5. Ketika muncul, dia memakai sorban biru (The Blue Turban).
6. Dia merayakan hari Kamis sebagai hari istimewa bagi dirinya.
RAMALAN NOSTRADAMUS 9 October, 2008
Posted by netlog in Hari Akhir dari berbagai Literatur.17 comments
from the sky will come the great King of Terror.
He will bring back to life the King of the Mongols;
Before and after, war reigns.
dari langit akan turun seorang Raja Agung.
Dia akan menghidupkan kembali Khalifah
sejak itu dan seterusnya, perang meletus.
From the three water signs (seas) will be born a man
Who will celebrate Thursday as his feast day
His renown, praise, reign, and power will grow
On land and sea, bringing trouble to the East
Yang merayakan hari Kamis
Namanya, kemuliaan, jajahan dan kuasanya naik
Di darat dan laut, menggoncangkan seluruh Timur.
One who the infernal gods of Hannibal
Will cause to be reborn, terror of all mankind
Never more horror nors the newspapers tell of worse in the past
Then will come to the Romans through Babel (Iraq)
Membangkitkan ketakutan kepada manusia
Tidak terbayangkan sebelumnya kengerian ini
Kemudian mendatangi Barat melalui Iraq.
Pemimpin tersebut memerangi, mengalahkan dan memasuki Eropa dengan memakai sorban biru, membawa hukum-hukum Islam untuk diamalkan seluruh penduduk Eropa, dan peristiwa besar inilah yang amat menakutkan setiap hati pemimpin Kristian dan Yahudi.
This King will enter Europe wearing a blue turban,
He is one that shall cause the infernal gods of Hannibal to live again
He will be the terror of mankind
Never more horror
Raja ini memasuki Eropa memakai sorban biru
Dia menjadi dewa pembunuh seluruh manusia
Dia menakutkan bagi seluruh manusia (si kafir)
Tiada lagi yang lebih menakutkan.
Seorang Santri Wali Songo yang amat terkenal di Pulau Jawa, Sabdopalon, turut menyebutkan bahwa Imam Mahdi akan dibaiat oleh sembilan tokoh Wali Ghausul Alam yang diketuai oleh seseorang dari Malaysia yang disebutkan sebagai Syeikh Malaya. Beliau menyebutkan bahwa, “Imam Mahdi datang dengan pakaian serba putih dibantu oleh Rijalu’llah Ghaib atau juga disebut Wali Ghosul’alam sembilan yang di antaranya adalah Syech Malaya yang turun dari tanah Arab.”
Sunan Gunung Jati turut membuat ramalan berdasarkan kasyaf dari Allah bahwa kebangkitan Islam kali kedua ini akan dipimpin oleh seorang tokoh yang memakai sorban. Dia dikatakan amat berpegang teguh pada sorban kanjeng (ekor sorban) Nabi Muhammad s.a.w. Yang dimaksudkan dengan sorban kanjeng itu adalah pemimpin umat yang terakhir, sesuai dengan kedudukan ekor serban yang terletak paling ujung. Sorban kanjeng juga dapat diartikan benar-benar mengikuti setiap sunnah yang diamalkan oleh Rasulullah s.a.w. semasa hayatnya.
Kisah Abu Yazid Al Bustami 14 October, 2006
Posted by netlog in Kisah Abu Yazid al Bustami.46 comments Abu Yazid Al Bustami seorang ahli Sufi yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya. Ia masuk ke gereja Samaan tanpa diketahui oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia bersama-sama paderi lain menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, ” ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini.”
Semua paderi menjadi gempar dan mereka menghendaki orang itu di bunuh. Namun ketua paderi mencegahnya, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Abu Yazid Al-Bustami pun bangun, tanpa rasa takut.
Menjawab 50 pertanyaan bertanya 1 pertanyaan.
Ketua paderi berkata, “wahai pengikut Muhammad, saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka saya akan mengikuti agama kamu. Namun jika kamu tidak dapat menjawabnya, maka kami akan membunuhmu.”
Jawab Abu Yazid, “baiklah! Tanyakan apa saja yang kamu ingin tanyakan.”
Ketua paderi itu mengemukakan 50 pertanyaan bertubi-tubi dan kemudian Abu Yazid menjawabnya dengan tepat.
Kata Abu Yazid, “saya sudah jawab semua pertanyaan tuan. Sekarang apakah ada lagi pertanyaan-pertanyaan yang lain?”
Semua pendeta menjawab, “tidak ada lagi,”
Kemudian Abu Yazid mengemukakan pertanyaan kepada mereka. “beritahu saya
kunci Syurga dan Neraka langit.”
Tidak seorang pun yang dapat menjawabnya dan mereka mengaku
bahwa memang mereka tidak tahu jawabannya. Baru satu pertanyaan sudah tidak
dapat dijawab sedangkan Abu Yazid telah menjawab berpuluh pertanyaan. Mereka
meminta ketua paderi menjawab, namun ia membisu.
Katanya, “bukan saya tidak mau menjawab, tetapi saya takut kamu semua
tidak sependapat.”
Mereka heran mendengar kata-kata ketua paderi itu. Akhirnya mereka mendesak juga dan bersedia untuk menyetujui serta menerima kata-kata ketua mereka.
Kemudian ketua Paderi menjawab “Bahwa kunci Syurga dan Kunci langit itu tidak lain ialah “LAILA HAILLALLAH HU MUHAMMAD DARASULULLAH.” Tegas ketua paderi.
Mereka semua tersentak, terdiam. Lalu Abu Yazid berkata, “memang benar kata ketua kamu ini.” Semua paderi memeluk Islam, Abu Yazid menuntut janji kepada ketua paderi dan persetujuan pengikut-pengikutnya.
“Sahabat-sahabat sekalian percayalah bahwa apa yang saya ceritakan ini adalah benar. Saya tidak dipaksa oleh siapapun dalam mengucapnya. Memang sudah lama saya fikirkan hendak menyampaikan masalah ini kepada sahabat-sahabat semua, tetapi saya bimbang sahabat-sahabat tidak akan percaya kepada saya lagi. Saya hanya menunggu waktu.”
“Dari mana tuan mengetahui perkara ini?” Tanya salah seorang paderi.
“Dari ketua sebelum saya.” Jelas ketua paderi.
“Sebelum ketua itu meninggal dunia dia telah bersumpah bahwa perkara yang dikatakan itu adalah benar.” Sambung ketua paderi itu.
“Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!” Ketua paderi dan pengikut-pengikutnya semuanya memeluk Islam disebabkan oleh Abu Yazid. Ilmu Abu Yazid telah menyelamatkan daripada maut. Ilmu ketua paderi telah menyelamatkan daripada kesesatan dan ilmu kedua-duanya telah menutup tabir kejahilan dan menyingkap tabir kebenaran dan Islam!
Berikut ini Pertanyaan Ketua Paderi. Dan Jawaban Abu Yazid Al-Bustami
1. Yang satu tidak ada duanya.
Kewujudan Allah Maha Esa. Dia Tuhan yang tunggal tiada sekutu baginya.
2. Yang dua tiada tiganya.
Malam dan siang. Apabila pergi malam datanglah siang dan apabila pergi siang datanglah malam.
3. Yang tiga tiada empatnya.
Kursi, Kalam dan Arash Allah Hu subhanahu Wataala.
4. Yang empat tiada limanya.
Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.
5. Yang lima tiada enamnya.
Islam telah memfardukan solat lima waktu: Zohor, Asar, Maghrib, Ishak dan
Subuh.
6. Yang enam tiada tujuhnya.
Hari-hari Allah telah menciptakan langit dan bumi. Ini semua tersebut didalam Kitab-kitab suci juga.
7. Yang tujuh tiada delapannya.
Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang disebut di dalam Kitab Suci juga.
8. Yang delapan tiada sembilannya.
Bilangan Malaikat yang memikul Arash Allah Taala yang disebutkan di dalam
Kitab Suci (artinya): dan akan memikul Arash Tuhan kamu pada hari (Kiamat)
itu adalah delapan Malaikat.
9. Yang sembilan tiada sepuluh.
Bilangan kaum daripada golongan manusia yang menjadikan kerusakan bumi Allah,
sebagaimana yang tersebut di dalam Kitab Suci (artinya): di dalam kota itu dahulu terdapat sembilan kumpulan yang menjadi perusak bumi, mereka tidak pernah melakukan yang baik.
10. Sepuluh yang sempurna.
Kewajiban puasa sepuluh hari ke atas orang yang berihram haji sebagaimana
firman Allah Taala (artinya): Maka hendaklah ia (orang yang berihram haji)
berpuasa tiga hari semasa haji dan tujuh hari setelah kembali ke negerinya.
Itulah dia sepuluh yang sempurna.
11. Yang sebelas.
Saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam.
12. Yang dua belas.
Bilangan bulan dalam setahun.
13. Yang tiga belas.
Mimpi Nabi Yusuf Alaihissalam yang tersebut di dalam Kitab Suci:
Sesungguhnya Aku melihat sebelas bintang, matahari dan bulan. Jumlahnya
tiga belas.
14. Orang yang berdusta, kemudian dapat masuk Syurga.
Mereka ialah saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam. Mereka memberitahu
ayah mereka Nabi Yaakob Alaihissalam bahwa Yusuf telah di makan serigala.
Mereka membawa pakaiannya yang dilumur dengan darah kambing. Perkara yang mereka lakukan itu adalah suatu dusta.
15. Orang yang benar, tetapi mereka dimasukkan ke dalam neraka.
Mereka ialah kaum Yahudi dan Nasrani, sesuai dengan firman Allah Ta’ala (artinya) : telah berkata, Kaum Yahudi, kaum Nasrani itu tidak benar dan berkata kaum Nasrani pula kaum Yahudi itu tidak benar. Kedua-dua kaum itu berkata benar pada tuduhan mereka antara satu dengan lain, namun mereka tidak mau tunduk kepada kebenaran yang ada di hadapan mereka yaitu mempercayai agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam sebagai penyempurna agama yang sebelumnya. Lantaran itu mereka menduduki neraka.
16. Tempat roh dalam badan manusia.
Roh berada di dalam tubuh badan manusia yang hanya diketahui hakikatnya oleh Allah Taala kerana roh adalah merupakan urusan Allah Taala jua, berdasarkan firmannya (artinya): katakan roh itu dari perkara urusan Tuhanku.
17. Al Zariyati Zarwa.
Nama empat macam angin.
18. Al Hamilati Wakra.
Awan gemawan di dada langit.
19. Al Jariyati Yusra.
Perahu-perahu yang belayar di laut.
20. Al Mukassimati Amra.
Malaikat-malaikat yang bertugas membagi-bagikan rezeki kepada manusia pada malam Nisfu Syaaban.
21. Yang empat belas.
Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang sesuai dengan firman Allah
Taala (artinya): Maka Allah berfirman kepadanya yaitu kepada tujuh petala
langit dan tujuh lapis bumi, datanglah kepada aku secara patuh terhadap
perintahku ataupun secara terpaksa. Maka berkata kedua-dua langit dan bumi, “kami akan datang kepadamu secara patuh dan taat.”
22. Kubur yang berjalan dengan penghuninya.
Ikan besar yang menelan Nabi Yunus Alaihissalam. Nabi Yunus Alaihissalam
di bawa oleh ikan ke mana-mana sahaja yang akhirnya dimuntahkan di pantai
dengan izin Allah Taala.
23. Yang bernafas, tetapi tidak mempunyai roh.
Waktu subuh seperti firman Allah Taala (artinya): demi subuh apabila ia
terlepas.
24. Air yang tidak turun dari langit dan tidak keluar dari bumi.
Air yang dikirim oleh ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman Alaihissalam di dalam botol yaitu air peluh kuda.
25. Empat yang bukan daripada golongan manusia, Malaikat dan bukan
daripada punggung lelaki dan daripada perempuan.
Kibas yang di bawa Jibril Alaihissalam sebagai korban ganti Nabi Ismail
Alaihissalam, unta Nabi Salleh Alaihissalam yang disembelih kaumnya, untuk
Nabi Adam dan Siti Hawa Alaihissalam.
26. Satu ciptaan Allah, lalu diingkarinya sebagai satu yang buruk.
Suara keledai yang tidak sedap didengar, sesuai dengan firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya suara yang paling buruk ialah suara keledai
27. Darah yang mula-mula mengalir ke bumi.
Darah Habil yang dibunuh oleh saudaranya Kabil.
28. Sesuatu ciptaan Allah, lalu diangkat sesuatu yang berat.
Muslihat kaum wanita, seperti Firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya tipu
muslihat wanita adalah suatu tipu muslihat besar atau berat.
29. Pada mulanya sebatang kayu kemudian menjadi roh.
Tongkat Nabi Musa Alaihissalam
30. Wanita yang paling utama.
Hawa, ibu sekalian manusia, kemudian Khatijah dan Aisyah, Asiah (isteri Firaun) dan Maryam Binti Imran.
31. Gunung yang paling utama.
Gunung Tursina
32. Binatang yang paling utama. Kuda.
33. Bulan yang paling utama.
Bulan Ramadhan.
34. Malam yang paling utama.
Lailatul Qadar.
35. Tentang Atta’mah.
Hari Kiamat.
36. Pohon yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting ada 30 daun, setiap daun ada lima kembang, dua bunga di matahari dan tiga bunga di tepi kegelapan.
Pohon itu “tahun” yang padanya ada 12 bulan, satu bulan ada 30 hari. Lima itu ialah lima waktu solat.
37. Satu benda yang pergi haji dan tawaf di Baitullah, tetapi tidak mempunyai roh dan tidak wajib haji. Bahtera Nabi Noh Alaihissalam.
38. Empat jenis air yang lain rupanya dan rasanya, tetapi sumbernya satu.
Air mata, air telinga, air hidung dan air mulut. Air mata masin, air telinga pahit, air hidung masin dan air mulut tawar.
39. Nakir, fatil dan kitmir.
Nakir ialah titik yang terdapat pada kulit luar benih, fatil ialah titik yang terdapat di dalam benih dan kitmir ialah kulit yang membaluti benih.
40. Sabid dan Labad.
Bulu kambing biri-biri dan kambing kasi.
41. Sam dan Ram.
Makhluk yang telah ada sebelum wujud Nabi Adam Alaihissalam.
42. Maksud keledai Makwak.
Keledai Makwak tanda ia melihat syaitan, lalu ia berkata: Allah melaknatnya.
43. Maksud anjing menyalak.
Anjing menyalak bermaksud: Awas! Celaka bagi penghuni-penghuni neraka dari
kemurkaan Allah yang maha berkuasa.
44. Maksud jeritan kuda.
Kuda menjerit bermaksud: Maha suci Allah yang memeliharaku ketika tentara
berpadu menyerang musuh dengan penuh semangat.
45. Maksud jeritan unta.
Unta menjerit membawa maksud: Hasbiyallahu Wakafa Billahi Wakila
(artinya): Memadailah Allah bagiku dan cukuplah Dia tempat aku menyerahkan
diriku.
46. Maksud nyanyian burung Bulbul.
Nyanyian Bulbul bermaksud: Maha suci Allah pada waktu pagi dan pada waktu
petang.
47. Maksud bunyi katak.
Bunyi katak bermaksud: Maha suci Tuhan yang di sembah di mana-mana sahaja
ada makhluknya dan di tempat-tempat yang tiada penghuninya.
48. Maksud kata-kata burung Nakus.
Maksud kata-katanya: Maha suci Allah sungguh-sungguh! Wahai anak Adam!
Lihatlah di barat dan di timur di dunia itu, adakah makhluk yang menongkat langit?
49. Kaum daripada makhluk Allah yang diutus kepadanya, namun ia bukan
dari kumpulan jin, manusia dan Malaikat.
Makhluk itu adalah lebih seperti Firman Allah Taala (artinya): dan Tuhan
kamu telah mewahyukan kepada lebih.
50. Di mana malam ketika siang dan di mana siang ketika malam.
Kedua-duanya berada di dalam ilmu Allah Taala yang amat sulit.
“
sumber : http://e-masjid.com
Renungan Tentang Rizki ALLAH 29 September, 2006
Posted by netlog in Renungan Tentang Rizki ALLAH.8 comments Oleh : Netlog
Disebuah kampung yang tenang, di hulu sebuah sungai, hidup seorang kyai bernama Hanif, Beliau menjadi imam dikampung itu dan memimpin umat hingga usianya yang menjelang senja. Beliau banyak mengajarkan ilmu-ilmu syariat kepada umat dan sesekali disisipi ilmu hakikat dalam ajaran islam.
P ada suatu ketika datanglah santri lama sang Kyai ke kampung itu, Ia bernama Mustofa karena lama tidak bertemu, Mustofa memutuskan untuk singgah beberapa hari di kampung itu.
Seperti biasanya ketika Mustofa mengunjungi gurunya selalu terjadi dialog untuk mengkaji lebih mendalam tentang syariat dan hakikat Islam.
Kunjungan kali ini digunakan oleh mereka berdua untuk membahas masalah rizki yang datang dari ALLAH. Mustofa berpendapat bahwa rizki yang ALLAH berikan kepada kita haruslah dijemput datangnya, dengan kata lain manusia harus berusaha untuk mendapatkan rizki dari ALLAH itu. Menurut Mustofa mustahil rizki itu datang dengan sendirinya tanpa kita berusaha dan berupaya.
Berbeda dengan Muridnya, Kyai Hanif lebih memandang bahwa rizki yang datang dari ALLAH itu akan datang dengan sendirinya tanpa harus kita jemput, menurut kyai Hanif ALLAH sudah menentukan rizki seseorang, maka meski orang itu tidak menjemputnya rizki itu pastilah akan datang.
Perdebatan kajian soal rizki ALLAH ini membuat Mustofa merenung, benarkah apa yang dikatakan oleh guruku tadi?. namun ia tidak juga menemukan kebenarannya. bahkan Mustofa menjadi bertanya-tanya lalu dari mana rizki itu datang bila kita tidak berusaha? apakah akan turun dari langit?.
Dua hari sudah Mustofa singgah di rumah gurunya. Mustofa berkata kepada kyai Hanif, “sampai detik ini saya belum bisa memahami maksud kyai soal rizki yang datang sendiri itu”.
Kyai Hanif menjawab dengan senyum, “Sudahlah sekarang kamu pulang, insya ALLAH jika kau kesini lagi kau akan menemukan jawabannya”. Akhirnya Mustofa kembali kerumahnya diseberang kampung, dengan membawa sebuah pertanyaan yang belum ia temukan jawabannya.
Seminggu telah berlalu. Mustofa berniat datang kerumah Gurunya, apalagi ini hari libur tanggal muda sekalian membeli buah pisang buat oleh-oleh kyai Hanif.
Sampai dirumah kyai Hanif, mustofa mengucap salam, dan kyai Hanif mempersilahkan ia masuk. mustofa memberikan buah pisang yang dibelinya untuk kyai Hanif. dan kyai Hanif menerimanya sembari mengucap alhamdulillah.
Mustofa yang masih penasaran soal rizki ALLAH, bertanya lagi kepada sang kyai, “kyai samapi saat ini saya belum menemukan jawaban dari masalah rizki ALLAH, bagaimana kyai bisa menjelaskan kepada saya?, agar saya memahaminya.
kyai Hanif mengambil buah pisang yang baru saja ia terima dari mustofa, “Ini” sambil menunjukkan pada mustofa, kemudian mustofa menjawab, “Itu khan buah pisang saya beli buat kyai, dan itu dibeli dari uang gaji saya kerja sebulan”.
kyai Hanif tersenyum, “Itu kamu, klo aku mendapatakan buah pisang ini tanpa mengeluarkan uang atau usaha apapun”, “bukankah kamu yang memberikannya padaku?”.
Sambil terdiam dan mengangguk-angguk mustofa baru memahami bahwa rizki ALLAH bisa datang dengan dicari bahkan bisa datang tanpa dicari, “terima kasih kyai, sekarang saya memahami apa yang kyai maksudkan”.
FANA – Lalu Siapa yang Abadi ? 16 August, 2006
Posted by netlog in FANA - Segalanya adalah bayangan.7 comments
Hakikat dibalik Materi 12 August, 2006
Posted by netlog in Rahasia dibalik Materi.13 comments
Proses melihat terjadi secara bertahap, pada saat melihat, kumpulan cahaya yang disebut FOTON bergerak dari benda menuju mata. Dan menembus lensa dimana FOTON ini dibelokkan dan difokuskan menuju ke retina yang terletak dibelakang mata. Disini cahaya dirubah menjadi sinyal-sinyal listrik dan kemudian diteruskan oleh sel-sel saraf ke pusat pengelihatan dibagian belakang otak. Proses melihat sesungguhnya terjadi di pusat tersebut yang berada di otak.
Hakekat dari Manunggaling Kawulo Gusti 8 August, 2006
Posted by netlog in Hakekat Manunggaling Kawulo Gusti.293 comments Tulisan ini adalah sumbangan komentar dari Mas “Ario” (arioadhinugroho@yahoo.com) yang coba saya kutip untuk menjadi bahan kajian bagi yang lain dan saya beri judul “Hakekat dari Manunggaling Kawulo Gusti”. berikut ini adalah tulisannya :
———————————————- // kutip // ——————————————
Salam,
Maaf apabila saya ingin pula menyumbang sebuah pemikiran yang masih awam, namun saya setuju dengan istilah Manunggaling Kawulo Gusti adalah meniadakan sosok manusia itu menjadikan sebuah kehampaan diri yang tampak hanyalah Allah semata.
Jika kita lihat dari segi penciptaan, manusia tercipta atas rahmat Allah, tumbuh atas rahmat Allah, dapat berbicara atas kehendak Allah, dapat melihat atas kehendak Allah, mendengar atas kehendak Allah, hidup dan bernafas atas kehandak Allah, dan manusia tak memiliki satu apapun di dunia ini melainkan Allah Yang Maha Memiliki, manusia tak memiliki hak apapun, maka dari itu hidup manusia ini juga bukan milik dirinya, bagaimana manusia dapat menyebut bahwa dirinya itu ada dan mempunyai hak? Bagaimana manusia itu dapat menyebut bahwa manusia dapat menghidupi dirinya sendiri? Allahlah satu-satunya yang berkuasa dan berhak menyebut bahwa Allah benar-benar ada.
Manusia adalah se-onggok daging yang lemah, lumpuh, tak berdaya dan mati. Allah telah menghidupkannya, Allah telah meminjamkan Ruh-Nya dan itu bukan hak dan milik kita.
Semua yang ada didunia ini adalah milik-Nya. Kita tak berhak mengatakan bahwa kita memiliki sesuatu. Hidup kita adalah milik-Nya dan kita tidak berhak untuk mengambil dan memilikinya. Kita hanya diwajibkan menjaga milik-Nya. Maka dari itu apakah kita masih bisa berkata bahwa kita itu ada, bahwa kita itu exsis, bahwa kita itu berhak? Kita adalah sebuah kekosongan, dan yang hidup hanyalah Allah.
Maka kembalikanlah diri kita kepada Allah. Kembalikanlah Ruh kita kepada Allah dengan bersih sama ketika kita diberikan pinjaman Ruh yang suci oleh-Nya. Maka disaat kita telah siap untuk mengembalikan Ruh kita kepada Allah saat itu kita akan merasakan kemanunggalan dengan Allah.
Semoga pendapat saya dapat mengupas tentang pertanyaan Siapakah Saya? dan Siapakah Allah? Dapatkah Manunggaling Kawulo Gusti?
———————————————-// kutip //————————————————-
Semoga Tulisan Mas Ario diatas dapat menambah wawasan dan pemahaman bagi mereka yang mengkaji dan menyelami ilmu ALLAH dimuka bumi ini.
Hadist Riwayat Abu Hurairah ra. 4 August, 2006
Posted by netlog in Cara melihat Tuhan.12 comments
Al-Mahdi akan muncul di bulan Muharram 26 July, 2006
Posted by netlog in Al-Mahdi akan mumcul di bulan Muharram.19 comments Al-Mahdi akan mumcul di bulan Muharram. Pada Ramadhan sebelum kemunculannya, terlihat beberapa tanda-tanda nyata dan peristiwa- peristiwa yang aneh di langit. Mula-mula terjadi guncangan, kemudian muncul gelegar suara yang keras dan dahsyat,
Isi Berita:
1. Cuplikan dari Buku “Huru-Hara Akhir Zaman”,
2. Berita dari Republika edisi Jum’at, 7 Nov.2003
“Preview Atraksi Leonid” dan
“Malam November Yang Spesial”.
3. Berita tentang gerhana-gerhana di tahun 2003 (NASA)
1) Dari buku “Huru-Hara Akhir Zaman” karangan Amin Muhammad Jamaluddin (dosen Pascasarjana Fakultas Dakwah dan Tsaqafah Islamiyah, Universitas Al Azhar, Kairo)(Penerbit Aqwam, Juli 2003):
Halaman 97:
Keanehan-keanehan yang terjadi pada Ramadhan dan petaka-petaka dahsyat pada bulan Syawwal, Dzulqaidah dan Dzulhijjah. Al-Mahdi akan muncul di bulan Muharram. Pada Ramadhan sebelum kemunculannya, terlihat beberapa tanda-tanda nyata dan peristiwa- peristiwa yang aneh di langit. Mula-mula terjadi guncangan, kemudian muncul gelegar suara yang keras dan dahsyat, setiap orang bisa mendengarnya, kemudian muncul bintang berekor yang menerangi langit, kemudian matahari dan bulan mengalami gerhana.
Jika peristiwa-peristiwa diatas telah terjadi pada bulan Ramadhan, maka pada bulan Syawal akan terjadi huru-hara (ma’ma’ah). Kemudian pada bulan Dzulqaidah akan terjadi konflik antar suku dan perselisihan antar negeri Islam. Kemudian pada bulan Dzulhijjah, pada musim haji, akan terjadi perampokan terhadap para jama’ah haji dan peperangan antar suku dan bangsa Islam, sehingga darah mengalir di Jumrah ‘Aqabah pada hari-hari Idul Adha di Mina.
Jika peristiwa di atas telah terjadi, maka Al-Mahdi muncul dan dibaiat pada hari Asyura bulan Muharram.
Saya akan menyebutkan beberapa hadits mengenai hal ini yang sebenarnya cukup banyak:
Nu’aim bin Hammad meriwayatkan dengan sanadnya bahwa Rasulullah saw. bersabda:
“Pada bulan Ramadhan terlihat tanda-tanda di langit, seperti tiang yang bersinar, pada bulan Syawwal terjadi malapetaka, pada bulan Dzulqa’idah terjadi kemusnahan, pada bulan Dzulhijjah para jamaah haji dirampok, dan pada Muharram, tahukah apakah Muharram itu?”
Rasulullah saw. juga bersabda:
“Akan ada suara dahsyat di bulan Ramadhan, huru-hara di bulan Syawwal, konflik antar suku pada bulan Dzulqa’idah, dan pada tahun itu para jamaah haji dirampok dan terjadi pembantaian besar di Mina dimana banyak orang terbunuh dan darah mengalir disana, sedangkan pada saat itu mereka berada di Jumrah Aqabah”.
Beliau saw. juga bersabda:
“Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawwal…”. Kami bertanya: “Suara apakah, ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Suara keras di pertengahan bulan Ramadhan, pada malam Jum’at, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk, para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jum’at di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jum’at, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu-pintunya, sumbatlah lubang-lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga kalian. Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar, maka bersujudlah kalian kepada Allah dan ucapkanlah: “Mahasuci Al-Quddus, Mahasuci Al-Quddus, Rabb kami Al-Quddus!”, karena barangsiapa melakukan hal itu akan selamat, tetapi barangsiapa yang tidak melakukan hal itu akan binasa”.
Muhammad bin Ali berkata:
“Sesungguhnya, Al-Mahdi yang kita nantikan itu memiliki dua mukjizat yang belum pernah terjadi semenjak Allah menciptakan langit dan bumi, bulan mengalami gerhana pada malam pertama bulan Ramadhan, sedangkan matahari mengalami gerhana pada pertengahan bulan itu, dan kedua hal itu belum pernah terjadi sejak Allah menciptakan langit dan bumi”. (diriwayatkan Daruquthni dalam sunan-nya).
2) Berita dari Harian Republika Harian REPUBLIKA
Jumat, 07 Nopember 2003
Preview Atraksi Leonid
Pertunjukan I: Atraksi Perdana
Pertemuan pertama dengan meteor Leonid diperkirakan terjadi pada tanggal 13 November pukul 17.17 GMT. Bumi bakal menerpa hamparan debu angkasa yang dihasilkan oleh komet Tempel-Tuttle tahun 1499sejauh 393 ribu kilometer. Hujan meteor ini dengan leluasa dapat disaksikan oleh pengamat angkasa di Asia, Indonesia, dan Australia.
Diperkirakan, hujan meteor ini akan mencapai puncaknya sebelum matahari terbit di pagi tanggal 14 November. Saat langit malam tampak cerah, tiap pengamat langit dapat melihat 100 atau lebih Leonid per jamnya. Tetapi, temaram sinar bulan di awal pagi akan sedikit memburamkan pandangan.
Kemungkinan besar, Leonid akan terlihat pucat. Rata-rata tiap jamnya akan dihitung berdasarkan interval 15 menit. Sementara aktivitas puncaknya diperkirakan tidak akan lebih lama dari satu jam.
Pertunjukan II: Si Sibuk yang Pucat
Kesempatan kedua untuk menyaksikan sirkus meteor dari rasi bintang singa ini jatuh pada tanggal 19 November. Peristiwa ini berlangsung seminggu setelah atraksi pertama berakhir. Bumi akan menerpa jarak 53 ribu kilometer jalur debu komet yang tercipta tahun 1533 ini.
“Pada puncak ke duanya, akan muncul 30 Leonid per jam,” ujar Esko Lyytinen, peneliti meteor asal Finlandia.
Jeremie Vaubaillon dari Institut de Mecanique Celeste et de Calcul des Ephemerides di Prancis malah berpendapat akan ada 100 meteor per jamnya. Pemandangan unik ini jelas terlihat oleh masyarkat di bagian utara dan barat Amerika Selatan.
Selama pertunjukan II ini berlangsung, ada kabar baik dan kabar buruk. Kabar baiknya, saat itu cahaya bulan tidak mengaburkan pandangan. Kabar buruknya, kedua peneliti- -Lyytinen dan Vaubaillon–percaya partikel meteor ini ukurannya sangat kecil, sehingga kecil kemungkinan akan terlihat oleh mata telanjang.
Pertunjukan III: Hujan Bola Api
Peter Jenniskens dari NASA Ames Reseach Center dan Hans Betlem dari Dutch Meteor Society menyatakan kesempatan terbaik untuk mengamati atraksi Leonid adalah saat aksi ke tiga berlangsung. Saat itu, bumi melintasi the Filament alias sungai meteor. Kira-kira, 50 meteor per jam atau satu meteor per menit akan menghantam atmosfer. Kejadiannya mirip dengan hujan Perseid namun dengan meteor yang lebih terang.
Aksi ketiga ini berlangsung selama 24 jam, lebih lama daripada aksi-aksi sebelumnya. Puncak ‘pesta kembang api’ meteor ini akan terjadi sekitar pukul 5.25 GMT dini hari tanggal 19 November. Masyarkaat di barat Afrika, barat Eropa, tenggara Amerika Serikat, dan timur Kanada beruntung dapat melihatnya lebih jelas.
rei/berbagai sumber Harian REPUBLIKA
Jumat, 07 Nopember 2003
Malam November yang Spesial
Banyak fenomena alam yang terjadi selama bulan ini. Salah satu yang sudah dan akan kembali terjadi adalah fenomena badai matahari pekan lalu. Kantor Antariksa Jepang melaporkan mereka kehilangan kontak dengan satelit pemantau lingkungan saat badai itu terjadi. Sebelumnya, aktifitas matahari ini memang disebut-sebut bakal berpengaruh pada kerja satelit, radio komunikasi frekuensi tinggi dan jejaring pembangkit listrik.
Namun, aktifitas matahari ini juga mengirimkan pemandangan indah berupa aurora yang sangat spektakuler bentuknya. Semburat cahaya merah hijau jingga terlihat jelas di langit selatan Texas, Arizona, dan Alabama, Amerika Serikat. Lalu, setelah berbinar indah September silam, Mars kembali menebarkan pesonanya. Di bulan November ini, pecinta astronomi dapat menyaksikan permukaan Mars beserta kabut putihnya. Pemandangan menarik itu bisa diintip lewat teleskop.
Venus pun tidak ketinggalan memperindah angkasa. Planet yang berada di belahan bawah tenggara horison ini akan tampil elok di malam hari. Tepat di Hari Raya Idul Fitri mendatang, 25 November, Venus muncul 30 menit setelah matahari terbenam. Planet terang ini akan berada persis di kanan atas bulan baru. Sedangkan, Merkurius mulai dapat ditengok sesaat setelah hari berganti petang. Planet mungil itu berada di kanan bawah Venus.
Sementara itu, langit pagi tidak kalah menarik untuk dipandangi. Pagi merupakan waktunya Saturnus dan Jupiter beraksi. Meski terbit pukul 20.00, Saturnus justru terlihat jelas selepas tengah malam. Sedangkan, Jupiter baru muncul sekitar pukul 02.00 dini hari.
Tak hanya malam yang bertebar keindahan. Kita akan disuguhi pemandangan menajubkan dan diajak bertasbih di awal pagi 18 November nanti. Meteor Leonid beratraksi di timur angkasa. Meteor ini berasal dari konstalasi rasi bintang Leo. Meteor ini letaknya berhadapan langsung dengan bumi. Itu sebabnya ia mampu melintas cepat ke atmosfer bumi. Kecepatannya mencapai 160 ribu mil per jam.
Kejadian ini termasuk peristiwa yang luar biasa. Sebab, hujan meteor Leonid menciptakan badai meteor yang amat hebat, seperti di tahun 1966 dulu. Kala itu di Pantai Barat terjadi badai 150 meteor per jam. Meteor Leonid terbentuk dari debu sisa-sisa komet Tempel-Tuttle yang menyapu sistem matahari bagian dalam tiap 33 tahun. Tiap kali komet ini melintas dekat matahari, ia meninggalkan serpihan-serpihan padat. Ukuran debunya ada yang lebih kecil dari butiran pasir dan ada pula yang mencapai besar kelereng.
Penampilan Leonid dipastikan menandingi hujan meteor tahunan, Perseid Agustus dan Geminid Desember. Leonid tahun ini muncul tidak cuma sekali. Penampilan perdananya jatuh pada tanggal 13 dan terakhir tanggal 19 November. Seluruh penduduk bumi bisa menyaksikan atraksi Leonid ini. Paling tidak salah satu aksinya saja. Tiap hujan meteor Leonid terlihat dari lokasi yang berbeda.
Di tahun ini, gerhana bulan total ke dua berlangsung 8 November. Sayang, peristiwa ini tidak dapat dipantau oleh masyarakat Indonesia. Kejadian ini cuma bisa terlihat oleh mereka yang berada di Amerika, sebagian wilayah Eropa, dan juga Afrika. Untuk memperjelas pengamatan, binocular atau teleskop bisa membantu. Gerhana akan mulai terjadi saat bulan memasuki bagian luar bayangan bumi yang redup alias penumbra. Kejadian itu berlangsung lebih dari satu jam sebelum bulan bergerak ke umbra, bayangan dalam bumi yang lebih gelap.
Diperkirakan, bulan akan menghabiskan waktu sekitar tiga jam dan 33 menit untuk menyelesaikan perjalanannya melewati umbra. Gerhana bulan total selanjutnya bakal berlangsung pada 4 Mei 2004. Pemandangan mengagumkan ini juga bisa ditengok oleh mereka yang tinggal di belahan timur Eropa, Afrika Tengah dan Timur, serta bagian barat Asia pada dini hari tanggal 9 November. Menjelang Idul Fitri, 23 November, gerhana matahari total tayang di Antartika. Mereka yang berada di Australia dan Selandia Baru akan melihat fenomena alam yang sama sebagai gerhana matahari sebagian. Tidak seperti gerhana bulan, gerhana matahari tidak bisa dipantau langsung dengan mata telanjang.
Saat ini, matahari tengah mempertontonkan kondisi aktifnya. Menurut para peneliti, inilah saat matahari paling aktif selama berabad-abad. Buktinya terlihat dari badai geomagnetik yang menimpa bumi.
“Saat ini kita hidup dengan kondisi matahari yang berbeda dari biasanya,” ujar Mike Lockwood dari Rutherford Appleton Laboratory, Inggris. Aktivitas magnetik matahari ini disinyalir berpengaruh kepada pemanasan global. reiny dwinanda/bbc
3) Berita dari NASA / Goddard Space Flight Center,
lengkapnya bisa dilihat di:
http://sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse/OH/OH2003.html
Eclipses During 2003
by Fred Espenak
Observer’s Handbook 2003, Royal Astronomical Society of Canada
During the year 2003, there will be two solar eclipses and two lunar eclipses:
2003 May 16: Total Lunar Eclipse
2003 May 31: Annular Solar Eclipse
2003 Nov 09: Total Lunar Eclipse
2003 Nov 23: Total Solar Eclipse
Predictions for the eclipses are summarized in figures 1 through 6. World maps show the regions of visibility for each eclipse. The lunar eclipse diagrams also include the path of the Moon through Earth’s shadows. Contact times for each principal phase are tabulated along with the magnitudes and geocentric coordinates of the Sun and Moon at greatest eclipse.
… http://sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse/OH/OH2003.html ….
Asteroid Menabrak Bumi 26 July, 2006
Posted by netlog in Salah Satu Tanda Kiamat.57 comments Asteroid Raksasa Tabrak Bumi (salah satu tanda-tanda kiamat)
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0903/04/cakrawala/lainnya04.htm
DENGAN deskripsi yang terasa realistis, dua buah film produksi Hollywood, Armageddon dan Deep Impact cukup berhasil mencekam penontonnya dengan penggambaran kiamat yang melanda bumi. Dengan visualisasi yang seolah apa adanya, inferno atau kehancuran yang sangat menakutkan itu terdeskripsikan lewat hujan meteor dan tubrukan asteroid dengan planet bumi.
Sebuah telaahan, baik dari segi perhitungan maupun pengamatan astronomis yang dilakukan seorang astronom AS Don Yeomans pada 24 Juli 2002, memprediksi, pada 1 Februari 2019 akan jatuh sebuah asteroid NT7 dengan diamater sekira 1,5-2 km akan menabrak bumi!
Atau, dalam jangka waktu yang lebih lama daripada itu ada juga asteroid 1950DA. Ukurannya sebesar gunung dan menurut para astronom, ia memang sudah berada pada jalur lurus dengan bumi. Salah satu skenario terburuk yang terungkap, 1950DA akan menubruk sasaran layaknya air. Ini disebabkan planet kita mengandung lebih banyak air ketimbang daratan.
Ketika asteroid itu jatuh ke permukaan air, ia akan melayang sejenak. Tatkala menyentuh dasar lautan, ia akan meledak menciptakan sebuah kawah seluas 11 mil. Gelombang air dan reruntukannya akan diterbangkan beberapa mil ke angkasa, dengan ketinggian mencapai tingkat yang bisa dicapai pesawat jet. Kalau Anda pernah menyaksikan film Deep Impact, persis seperti itulah yang terjadi.
Sebagai sebuah komparasi, staf pengajar Departemen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr. Suryadi Siregar, MSc. sempat memaparkan dalam sebuah talk show astronomi di Kampus ITB beberapa waktu lalu, bahwa hal serupa sempat beberapa kali terjadi terhadap “planet biru” kita, yang hingga saat ini masih dianggap menjadi satu-satunya planet yang berpenghuni.
“Pada 109 tahun lalu, sebuah asteroid menabrak bumi di Arizona, membuat sebuah lubang dengan kedalaman 190 meter dan diamater 3300 meter. Hal serupa terjadi di Wolf Creek, Australia, membuat cekungan sedalam 18 meter dan luas 170 meter, juga di Wabar, Arab Saudi, yang dampaknya hampir sama dengan di Australia,” tuturnya.
Lalu, ujarnya, pada 30 Juli 1908 di Tunguska terjadi guncangan besar yang gaungnya bisa terdengar dari jarak 60 km. Direkam dari jarak 1000 km, berat guncangan itu diperkirakan mencapai 40.000 ton. Kendati hingga kini masih dipandang kontroversial, karena ada sementara kalangan yang menyebut kejadian itu bukan karena asteroid namun oleh jatuhnya komet Emcke, toh fenomena astronomis jatuhnya benda langit ke bumi, merupakan keniscayaan.
Widya Sawitar, salah seorang pengurus Planetarium Jakarta mengungkapkan pada kesempatan serupa, contoh musnahnya dinosaurus dari muka bumi yang diduga berkait dengan jatuhnya asteroid berdiameter sekira 10 km, dalam wujud meteor raksasa ke bumi, 65 juta tahun lalu. “Meteor itu jatuh di Jazirah Yucatan Meksiko membentuk Kawah Chicxulub (Ekor Selatan) berdiamater 200-300 km, dan kedalaman 3 km, yang menjadi bagian dari Teluk Meksiko. Namun, sekira 8 juta tahun sebelumnya, telah didahului dengan terbentuknya Kawah Manson di Ohio bergaris tengah 35 km,” ungkap Widya.
Kondisi-kondisi serupa memang banyak ditemukan dari hasil penelitian. Juga kemungkinan terjadinya hal serupa di masa depan. Salah satunya adalah prediksi asteroid NT7 di atas, atau hasil temuan Scotti (6 Desember 1997) bahwa asteroid 1997XF11 ditaksir akan mendekati bumi pada 28 Oktober 2028. Termasuk asteroid 1950DA.
“Tapi, khusus untuk prediksi 2019, kemungkinannya kecil karena untuk bisa menabrak ada syarat inklinasi (kemiringan sudut–red.) tertentu, yang tidak terpenuhi pada perhitungan asteroid NT7. Kendati begitu, ancaman lain tetap ada pada asteroid lain yang menjadi kandidat untuk ‘menemui’ bumi. Meski kadang, media memang membesar-besarkannya demi menarik perhatian pembaca,” kata Suryadi.
Kembali ke 1950DA, sebetulnya termasuk berukuran kecil dibandingkan asteroid lainnya. Tapi, sebuah asteroid terkecil sekalipun sanggup memusnahkan sebuah kota dalam tumbukan langsung. Dan jangan lupa, di atas sana masih ada banyak batu-batuan luar angkasa. Salah satunya sempat luput menabrak bumi, dengan hanya berjarak 75.000 mil pada Juni 2002 lalu.
Tapi, kita masih boleh bergembira. Sebab kabar baiknya, 1950DA masih berada 877 tahun perjalanan dari bumi. Lagipula, kemungkinannya untuk benar-benar menabrak planet kita dan menyebabkan skenario sebagaimana terpaparkan di atas hanyalah 1:300. Simulasi tentang skenario tabrakan itu sempat dilakukan ilmuwan Steven Ward dan Erik Asphaug dari Universitas California, Santa Cruz.
Sekalipun terdapat lebih banyak lagi 1950DA bahkan dengan ukuran lebih besar, kedatangan mereka akan lebih lambat ketimbang ditemukannya senjata pemusnah asteroid yang kini juga terus dikembangkan. Meskipun dengan bantuan dana yang sangat minim. Lagipula, sekelompok ilmuwan, banyak di antaranya yang bekerja hanya dilatari semangat dan idealisme ketimbang bantuan nyata pemerintah, bekerja keras untuk mencari metode ampuh melumpuhkan asteroid, sebelum jaraknya semakin dekat dengan Bumi.
NASA sudah lebih dari setengah jalan meneliti asteroid dan komet yang akan berada pada jarak terdekat dengan bumi yang disebut “objek dekat bumi” atau NEOs (near earth objects) yang luasnya lebih dari satu kilometer. Para ahli memperhitungkan bahwa kemungkinan sebuah objek dengan ukuran tersebut dan bisa menabrak bumi pada abad mendatang adalah hanya satu dari ribuan lainnya. Namun, dampak yang ditimbulkannya akan sangat luas.
Setelah para astronom mengamati asteroid dengan teleskop, mereka menggunakan penjejak radar untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh kemana arah asteroid itu. Demikian pula, berapa kecepatannya, dan apakah orbitnya di sekitar matahari akan melewati Bumi. Sebelum 1950DA diperkirakan akan berhadapan dengan Bumi pada 1880, asteroid itu akan memutari matahari 400 kali, sementara Bumi akan melengkapi 876 orbit.
Bagaimanapun, para astronom menegaskan bahwa fenomena astronomis sebagaimana terpapar di atas adalah hal yang wajar dan niscaya. Ancamannya memang mengerikan, tapi itu merupakan gejala alam yang wajar dan memang sebuah keniscayaan. Yang justru lebih mengerikan bahwa kehancuran bumi bukan kerena asteroid, tapi karena ulah penghuninya yang memang berlangsung pelan tapi pasti. Populasi bumi semakin membengkak, bahan pangan sudah semakin terkuras, polusi di mana-mana. Teknologi memang sudah maju, tapi penggunaannya tidak semata diarahkan untuk kesejahteraan manusia, tapi lebih untuk memerangi manusia lainnya.
Kalau sudah begitu, fenonema astronomi sebagaimana dipaparkan di atas, agaknya harus dipandang sebagai peringatan untuk menggugah kesadaran kita, bahwa keserakahan (greed) tak bakal membuat kekal manusia. Bahkan, kemungkinan ketika tabrakan asteroid itu menjadi “gong penutup” kehidupan di muka bumi alias kiamat, itulah memang yang terdeskripsikan dalam berbagai kitab suci agama.(Erwin Kustiman/berbagai sumber)***
————————————————————————
Tamu Dari Luar Angkasa
http://www.geocities.com/Area51/Dimension/7127/klip035.html
Bumi sejak zaman dahulu sering didatangi tamu dari luar angkasa. Baik yang hanya melintas, atau mendarat di permukaan Bumi. Bahkan tamu-tamu itulah yang diduga memicu munculnya kehidupan serta menciptakan ekosistem yang mampu menopang kehidupan hingga kini. Yang kita bicarakan disini bukan makhluk luar angkasa yang turun dari piring terbang atau UFO, melainkan benda langit yang bernama asteroid, meteorit arau komet. Benda-benda langit itulah yang diyakini menciptakan ekosistem di Bumi.
Ribuan meteorit menghujani bumi setiap tahunnya. Hanya saja karena ukurannya amat kecil, meteorit ini sudah hancur terbakar ketika memasuki atmosfir. Sebagian diantaranya mungkin masih tersisa dan jatuh ke Bumi berupa bola berapi. Berita terakhir yang membuat masyarakat panik adalah laporan dari perhimpunan astronomi internasional- IAU, yang mengatakan ada kemungkinan pada tahun 2028, sebuah asteroid besar akan menabrak Bumi.
Laporan IAU tsb, segera menimbulkan kepanikan penduduk di berbagai negara. Sehari kemudian para pakar dari laboratorium propulsi jet -JPL di California membantah laporan tsb. Berdasarkan analisis foto astronomi diperoleh data, bahwa asteroid besar yang diberinama XF 11 itu hanya akan melintasi Bumi pada jarak sekitar 960.000 kilometer. Sebagai perbandingan, jarak antara Bumi dengan Bulan adalah sekitar 380.000 kilometer. Tetapi para ahli astronomi menyebutkan, ancaman terkena jatuhan benda langit semacam itu amat sulit diramalkan. 1. Diakui, selama ini pengamatan dan data mengenai ancaman jatuhnya asteroid, meteorit dan komet ke Bumi, amatlah terbatas. Pada tahun 1995 AS memprakarsai program pengamatan asteroid dekat Bumi-NEAT. Sampai saat ini, program tsb sudah berhasil melacak dan mendata lebih dari 6.000 asteroid baru, 15 diantarnya digolongkan amat dekat dengan Bumi dan 4 diantaranya dikategorikan amat berbahaya.
Apa bahayanya jika sebuah asteroid atau meteorit jatuh ke Bumi ?. Film Deep Impact mungkin mampu menggambarkan betapa dahsyatnya bencana yang ditimbulkan. Atau kejadian nyata pada tanggal 30 Juni tahun 1908, ketika sebuah meteorit berdiameter hanya 60 meter, meledak di ketinggian 15 kilometer di atas hutan di kawasan Tunguska Siberia. Dalam radius 60 kilometer rumah-rumah seolah diguncang gempa hebat. Dan pada radius sekitar 20 kilometer dari pusat ledakan, hutan terbakar dan porak peranda. Atau terciptanya kawah meteorit berdiameter satu kilometer di Arizona AS, yang merupakan dampak dari jatuhnya sebuah meteorit besi berdiameter 100 meter pada 20.000 tahun lalu.
Sejauh ini para ahli juga memperkirakan, musnahnya dinosaurus 65 juta tahun lalu, adalah akibat jatuhnya sebuah asteroid berdiameter 10 kilometer ke semenanjung Yucatan di Mexiko. Dahulu dampaknya tidak mengancam manusia. Karena ketika dinosaurus musnah, manusia samasekali belum ada di Bumi. Sementara 20.000 tahun lalu Arizona adalah kawasan kosong yang tidak dihuni manusia.
Bila perhitungan para ahli meleset, dan asteroid XF 11 yang berdiameter 1,6 kilometer benar-benar jatuh ke Bumi maka bencana besar dalam sekejap akan memusnahkan ratusan juta manusia. Energi ledakan yang dilepaskannya diperhitungkan setara dengan 20 juta kali energi bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. Impak tabrakan akan menyebabkan letusan gunung api, memicu tsunami serta membuat Bumi gelap gulita. Dalam waktu sekejap, umat manusia akan merasa kembali ke zaman batu.
Masalahnya kini adalah, bagaimana meramalkan akan jatuhnya benda langit itu ke Bumi. Mengapa tiba-tiba benda langit itu menyimpang dari jalurnya. Serta bagaimana mencegah agar bencana besar tidak menimpa umat manusia. Untuk itu berbagai program angkasa luar, kini juga dikaitkan dengan pengamatan benda langit dekat Bumi. Berbagai data mengenai perubahan perilakunya juga dicatat secara teliti. Jutaan foto dibuat untuk analisis data.
Asteroid dekat Bumi, biasanya merupakan asteroid yang terpental dan melenceng dari jalur alamiahnya. Di tata surya, sabuk asteroid terletak antara planet Mars dan Yupiter. Akan tetapi bila ada gaya lain dari alam semesta, misalnya ada komet yang melintas atau terjadi tabrakan asteroid, maka beberapa buah asteroid itu lepas dari jalurnya dan boleh jadi memasuki gaya tarik Bumi. Bila obyeknya cukup besar, benda langit ini dapat bertahan, dan kemungkinan jatuh ke Bumi. Bila obyeknya kecil, biasanya habis terbakar di luar angkasa.
Relatif kecilnya asteroid atau meteorit yang memasuki gaya tarik Bumi, menyebabkan seringkali luput dari pengamatan para ahli. Diameter sekitar satu kilometer bagi benda langit adalah relatif kecil bila dibanding dengan satelit atau planet serta bintang yang ukurannya amat besar. Diakui, para ahli astronomi seringkali hanya berhasil melihat jejaknya, bahwa sebuah meteor atau asteroid baru saja melintasi Bumi. Dengan demikian, bila benda langit ini jatuh ke Bumi, para ahli tidak berdaya mencegahnya, karena memang tidak mampu melacaknya.
———————————————————————
03 September 2003
TEMPO Interaktif, London: Sebuah asteroid raksasa sedang menuju Bumi dan dapat menabrak Bumi tahun 2014. Para astronom Amerika Serikat telah memperingatkan hal tersebut pada monitor ruang angkasa Inggris.
Tetapi bagi mereka yang mengkhawatirkan kejadian “Armageddon” tidak perlu terlalu khawatir karena kemungkinan menjadi bencana besar hanya satu dalam 909.000 kasus.
Asteroid “2003 QQ47″ akan terpantau lebih dekat dalam dua bulan ke depan. Kemungkinan tabrakan terjadi 21 Maret 2014, tetapi para astronom mengatakan resiko pengaruh tabrakan kemungkinan berkurang dengan semakin banyaknya data yang terkumpul.
Mengenai dampaknya, tabrakan itu memiliki efek yang setara dengan 20 juta bom atom Hiroshima, ujar seorang juru bicara Pusat Informasi Obyek yang Mendekati Bumi Pemerintah Inggris.
Pusat Informasi itu mengeluarkan peringatan tentang asteroid setelah batu raksasa pertama kali diamati di New Mexico oleh Program Riset Asteroid yang Mendekati Bumi di Lincon. “Objek yang mendekati bumi akan dapat diamati dari Bumi dalam dua bulan mendatang dan para astronom akan terus mengamatinya selama periode ini,” ujar Dr. Alan Fitzsimmons, salah seorang pakar yang menjadi penasehat Pusat Informasi tersebut.
Asteroid seperti 2003 QQ47 merupakan bongkahan batu yang terhempas dari formasi sistem tata surya 4,5 miliar tahun lalu. Sebagian besar berada pada jarak yang aman dari Bumi di daerah asteroid antara Mars dan Yupiter.
Tetapi pengaruh gravitasi dari planet besar seperti Yupiter dapat mendorong asteroid keluar dari orbit aman dan mengirim mereka terjun ke arah Bumi.
Sumber: https://netlog.wordpress.com/